back to top
Selasa, September 8, 2026

Pagar Nusa Kabupaten Malang Raih Tiga Juara Umum di Bupati Cup 2026

NUMALANGID — Pagar Nusa Kabupaten Malang meraih tiga juara umum dalam Kejuaraan Piala Bupati Cup 2026 Road to POPDA yang digelar IPSI Kabupaten Malang di GOR Kanjuruhan, (5–6/09/2026).

Pada kategori Usia Dini, Pagar Nusa meraih Juara Umum II dengan 9 medali emas, 5 perak, dan 9 perunggu. Capaian serupa diraih pada kategori Pra Remaja dengan 4 emas, 3 perak, dan 5 perunggu.

Sementara pada kategori Dewasa, Pagar Nusa menempati Juara Umum III dengan perolehan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Secara keseluruhan, PAC Pagar Nusa Sumawe, Sumbermanjing Wetan, mengoleksi 16 emas, 9 perak, dan 16 perunggu dari tiga kategori tersebut.

Ofisial Pagar Nusa Sumawe, Rifki Febrian, mengatakan kontingen lebih memprioritaskan kategori remaja dan dewasa karena berkaitan dengan pembinaan menuju POPDA dan pemantauan Puslatkab.

“Untuk Usia Dini dan Pra Remaja, kami sejak awal tidak memasang target juara umum. Sekitar 70 persen atlet masih baru mengikuti pertandingan. Alhamdulillah, hasil di lapangan justru cukup menggembirakan,” ujarnya.

Selain meraih tiga juara umum, dua pesilat Pagar Nusa juga memperoleh penghargaan individual sebagai pesilat terbaik kategori remaja.

M Farhan Khoirulloh dari MA Al-Ittihad Belung, Poncokusumo, dinobatkan sebagai pesilat terbaik remaja putra. Sementara Aisyah Alya Umah dari SMK NUSA Poncokusumo menjadi pesilat terbaik remaja putri.

Ofisial Pagar Nusa PAC Poncokusumo, Gus Khobir, menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi dalam pembinaan atlet.

Pelatih Cabang Pagar Nusa Kabupaten Malang, Krisna Aldi, berharap atlet remaja dan dewasa yang berprestasi mendapat perhatian dari IPSI Kabupaten Malang untuk mengikuti kejuaraan tingkat Jawa Timur.

“Harapannya, atlet yang mendapat juara bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan kesempatan mewakili Kabupaten Malang di event-event Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam, mengingatkan para pesilat agar tetap rendah hati setelah meraih prestasi.

“Prestasi bukan semata-mata hasil kemampuan kita. Ada jasa guru, doa orang tua, serta doa dan barokah para kiai dan muassis Nahdlatul Ulama. Ikhtiar kita adalah bagian yang harus terus dilakukan,” tuturnya.

Menurut Saiful, pembinaan Pagar Nusa tidak hanya berorientasi pada prestasi di gelanggang, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.

“Semakin tinggi prestasi, semakin besar tanggung jawab untuk menjaga akhlak, menghormati guru, dan tetap rendah hati,” katanya.

Kejuaraan Bupati Cup 2026 menjadi bagian dari proses pembinaan dan pemetaan atlet pencak silat Kabupaten Malang menuju POPDA 2026.

Kontributor: Saiful Anam

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan