back to top
Minggu, Agustus 9, 2026

HNU Championship 1 Digelar di MAN 1 Gondanglegi, Pagar Nusa Malang Cetak Pesilat Berkarakter

Gondanglegi, NUMALANGID — Gelanggang pencak silat sering kali hanya dipahami sebagai tempat untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Namun, bagi Pagar Nusa Kabupaten Malang, gelanggang memiliki makna yang lebih panjang: tempat menempa keberanian, kedisiplinan, sportivitas, sekaligus akhlak generasi muda.

Semangat itulah yang tampak dalam HNU Championship 1 yang digelar di MAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu–Ahad (8–9/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 294 peserta, yang berasal dari anggota padepokan dan peserta undangan.

Kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pertandingan. HNU Championship 1 diarahkan sebagai bagian dari persiapan atlet Pagar Nusa menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk O2SN dan POPDA. Di balik pertandingan, ada satu ikhtiar yang lebih besar: membangun pesilat yang mampu berprestasi tanpa kehilangan karakter dan akhlaknya.

Ketua Pelaksana HNU Championship 1, Alen Nurfadil, menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sementara itu, M. Bahrul Riski, Ketua Padepokan Harimau NU, turut menggerakkan proses pembinaan yang menjadi fondasi kegiatan. Kehadiran 294 peserta menunjukkan bahwa basis pembinaan pencak silat terus tumbuh.

Bagi sebuah proses pembinaan atlet, kejuaraan justru menjadi ruang untuk menguji hasil latihan. Atlet belajar menghadapi tekanan, membaca lawan, mengendalikan emosi, menerima keputusan pertandingan, sekaligus mengukur kemampuan dirinya. Karena itu, kemenangan bukan satu-satunya hasil yang dicari; ada pengalaman, keberanian, kedisiplinan, dan karakter yang sedang dibentuk.

HNU Championship 1 dibuka langsung oleh Kepala MAN 1 Gondanglegi, Ahmad Musthofa, M.Pd. Kepercayaan MAN 1 Gondanglegi menjadi tuan rumah menjadi bagian penting, sebab sekolah memberikan ruang pendidikan bagi generasi muda melalui pencak silat.

Ahmad Musthofa menyampaikan apresiasi atas kepercayaan tersebut. “Kami berterima kasih telah mempercayakan sekolah kami untuk menjadi tuan rumah kejuaraan ini. Kami akan senantiasa men-support kegiatan pencak silat Pagar Nusa di sekolah kami,” ungkapnya.

Sejumlah peserta berlaga di gelanggang pencak silat dalam ajang HNU Championship 1 di MAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (8/8/2026).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter dan akhlaqul karimah bagi setiap santri Pagar Nusa.

“Prestasi memang penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana prestasi itu membentuk manusia. Kami ingin santri Pagar Nusa memiliki kemampuan bertanding, tetapi tetap menjunjung pendidikan karakter dan akhlaqul karimah,” tegas Saiful Anam.

Acara ini turut dihadiri Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang Santosa, S.H., Ustadz Khotib Hojali, Ustadz Muhaimin, perwakilan Polres dan Kodim, serta sejumlah tokoh pencak silat di Kabupaten Malang. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya sekaligus ruang perjumpaan generasi muda yang terbuka dan profesional. (*)

Kontributor: Saiful Anam
Editor: Zakariya

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan