NUMALANGID, Surabaya — Guru Besar Universitas Airlangga sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Prof. Suparto Wijoyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap buku MotivAction: Inspirasi Islami untuk Menggerakkan Hidup, Kerja, dan Bisnis Penuh Makna karya Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan. Ia menilai karya tersebut bukan sekadar kumpulan tulisan motivasi, melainkan wujud perpaduan antara tradisi akademik, spiritualitas Islam, dan kultur pesantren.
Pandangan tersebut disampaikan Prof. Suparto saat memberikan ulasan terhadap buku MotivAction di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, buku tersebut lahir dari kapasitas akademik, intelektualitas, dan spiritualitas pesantren yang melekat pada diri Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan atau yang akrab disapa Gus Heri. Perpaduan karakter itu dinilai mampu melahirkan karya yang menginspirasi sekaligus menghadirkan nilai-nilai Islam secara membumi.
“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada seorang santri yang luar biasa, sosok muda yang brilian dengan kapasitas intelektual yang sangat baik, Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan. Seorang doktor yang memiliki basis akademik tertinggi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, sekaligus memiliki spiritualitas seorang santri,” ujar Prof. Suparto.

Prof. Suparto menambahkan, basis kultural pesantren serta kreativitas yang kuat membuat kehadiran Gus Heri dalam rubrik Voice MotivAction di Radio Suara Muslim Surabaya menjadi sangat relevan. Berbagai pesan inspiratif dari siaran radio tersebut kemudian dihimpun ke dalam bentuk buku agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia menilai kekuatan MotivAction terletak pada orientasinya yang tidak hanya mengejar kesuksesan material, tetapi juga membangun kehidupan yang bermakna.
“Buku ini sangat relevan bagi anak-anak muda yang menginginkan bisnis yang penuh makna, kehidupan yang penuh makna, serta kreativitas ekonomi yang sarat makna. Nilai-nilai spiritual agama dapat menjadi pemandu perjalanan hidup dalam bisnis, keluarga, akademik, kehidupan sosial, politik, maupun kepemimpinan,” katanya.
Selain substansi materi, Prof. Suparto turut memuji inovasi penggunaan QR Code pada setiap akhir bab. Fitur tersebut memungkinkan pembaca mendengarkan rekaman asli Voice MotivAction, sehingga menghadirkan pengalaman membaca sekaligus mendengarkan secara langsung.
“Hal ini menjadikan buku ini tidak hanya sebagai media literasi, tetapi juga sarana pengembangan keilmuan sekaligus pengembangan karier bagi generasi muda,” ungkapnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, penulis buku MotivAction, Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Prof. Suparto Wijoyo.
“Bagi saya sebagai seorang santri, penghargaan dari seorang guru besar bukanlah alasan untuk berpuas diri, melainkan amanah untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menghadirkan karya yang memberi manfaat,” ujar Gus Heri.
Ia berharap buku tersebut dapat menjadi panduan reflektif bagi keluarga, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, maupun para pemimpin agar setiap ikhtiar yang dijalani bernilai ibadah serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas. (*)




