NUMALANGID, Klojen – Madin-TPQ Al-Ihsan Malang menggelar Haflah Akhirussanah yang dirangkai dengan Expo Project Based Learning (PjBL) santri di Jalan Jombang 1/8B, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Ahad (28/6/2026).
Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan penutup tahun ajaran ini menghadirkan pameran karya santri berbasis proyek yang dipusatkan di sepanjang jalan lingkungan depan lembaga. Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian prosesi wisuda santri.
Ketua Yayasan Annashibiyah Al-Ihsan Malang, Ustaz Drs. H. Abdul Majid Mafa, mengatakan Haflah Akhirussanah dan Expo PjBL merupakan puncak dari seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani santri selama satu semester.
“Haflah Akhirussanah dan Expo PjBL ini adalah acara utama setelah para santri melewati serangkaian kegiatan persiapan, ujian, dan penyusunan proyek yang cukup panjang,” ujar Abdul Majid Mafa di sela kegiatan.
Menurut dia, perpaduan antara wisuda dan pameran karya dirancang untuk menunjukkan bahwa pendidikan Al-Qur’an dan madrasah diniyah dapat berjalan seiring dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan.
Melalui model PjBL, santri didorong untuk mengimplementasikan materi yang dipelajari dalam bentuk karya yang dapat dipresentasikan kepada masyarakat. Pendekatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan aktivitas pembelajaran di TPQ dan madrasah diniyah kepada lingkungan sekitar.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Zaenur Rochim, M.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian haflah akhirussanah memiliki makna pendidikan dan pembinaan karakter bagi santri. Menurutnya, setiap tahapan kegiatan, mulai dari pameran karya hingga prosesi wisuda, merupakan bagian dari perjalanan belajar santri.
Ia juga berpesan kepada para wisudawan untuk menjaga akhlak dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Ilmu yang berkah adalah ilmu yang membuahkan kerendahan hati. Untuk para wisudawan, jadilah seperti padi yang kian berisi kian merunduk. Jagalah kehormatan Al-Qur’an dan bimbingan guru-guru kalian dengan tutur kata yang santun dan perilaku yang menyejukkan di mana pun kalian berada,” ujar Zaenur Rochim.

Prosesi wisuda diikuti empat wisudawati TPQ Al-Ihsan yang telah menyelesaikan masa belajar mereka. Kegiatan tersebut turut disaksikan Pembina Bil Qolam Pusat, Ustaz Khoirul Anwar.
Sejumlah tokoh juga hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain dewan pembina Yayasan Annashibiyah Al-Ihsan Malang, KH Zaenal Arifin Mafa dan Gus Muhammad Salas, M.Pd., Gr., serta keluarga besar yayasan.
Pelaksanaan Haflah Akhirussanah mendapat dukungan dari wali santri dan masyarakat sekitar yang hadir sejak pagi hari. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan sinergi antara lembaga pendidikan, yayasan, dan warga dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH Zaenal Arifin Mafa. Doa dipanjatkan untuk para wisudawati yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta untuk keberkahan masyarakat Kota Malang.
Kontributor: Geofani




