back to top
Senin, Juli 13, 2026

Bupati Malang Resmikan Kejurcab IV Pagar Nusa, Soroti Pembinaan Karakter Pesilat

NUMALANGID, Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Malang menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) IV di MIFTADA, Kecamatan Jabung, Jumat (10/7/2026). Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026, diikuti 270 santri pesilat dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Kejurcab IV menjadi bagian dari program pembinaan atlet Pagar Nusa menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Selain menjadi ajang seleksi atlet, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antarpesilat serta meningkatkan prestasi pencak silat Pagar Nusa di Kabupaten Malang.

Bupati Malang HM Sanusi yang membuka kejuaraan secara resmi menyampaikan bahwa pembinaan pencak silat tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik dan prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.

“Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Namun, di atas ilmu ada akhlak. Karena itu, seluruh pesilat Pagar Nusa harus menjaga nilai-nilai akhlaqul karimah dan tetap istiqamah mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Sanusi.

Menurut Sanusi, nilai-nilai akhlak harus menjadi landasan utama dalam setiap proses pendidikan, termasuk pembinaan atlet pencak silat.

Sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa memiliki peran dalam membina generasi muda melalui olahraga pencak silat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Pembinaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang santun, bertanggung jawab, dan berkarakter.

Ketua Pelaksana Kejurcab IV, Agus Tatok, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan pembukaan serta tingginya partisipasi peserta.

“Alhamdulillah, kegiatan diikuti 270 peserta dan berjalan dengan lancar. Kami berharap Kejurcab ini menjadi sinyal kuat bagi kemajuan prestasi pencak silat di Kabupaten Malang, khususnya Pagar Nusa, sekaligus melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing pada tingkat Kejurwil hingga Kejurnas,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang Saiful Anam menegaskan bahwa pencapaian prestasi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter.

“Santri Pagar Nusa harus menjaga nilai-nilai akhlaqul karimah dalam setiap langkahnya. Prestasi adalah kebanggaan, tetapi akhlak adalah jati diri. Pagar Nusa mengemban amanah Nahdlatul Ulama untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah melalui pembinaan para pendekar,” tegasnya.

Pembukaan Kejurcab IV turut dihadiri Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang Muhammad Santosa, SH, Camat Jabung Franky Sukandari, unsur Muspika Kecamatan Jabung, Kepala MIFTADA Sofiul Huda, Danramil, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan insan pencak silat.

Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan hingga dimulainya pertandingan. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat nilai-nilai disiplin, persaudaraan, penghormatan kepada guru, serta pengendalian diri yang menjadi bagian dari tradisi pembinaan Pagar Nusa.

Melalui Kejurcab IV, Pagar Nusa Kabupaten Malang menargetkan lahirnya atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah sebagai bagian dari identitas organisasi.

Kontributor: Saiful Anam

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan