back to top
Selasa, Mei 19, 2026

Pagar Nusa Dominasi Kontingen IPSI Kabupaten Malang di Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026

SURABAYA, NUMalang — Nama Pagar Nusa kembali menjadi sorotan dalam komposisi kontingen IPSI Kabupaten Malang pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur 2026 yang berlangsung di GOR Gelora Pancasila Surabaya, (18–21/05/2026).

Dalam kejuaraan yang menjadi bagian penjaringan atlet menuju Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) itu, mayoritas atlet Kabupaten Malang berasal dari perguruan Pagar Nusa.

Tidak hanya pada sektor atlet, unsur Pagar Nusa juga tampak dominan di jajaran pelatih yang mendampingi kontingen IPSI Kabupaten Malang selama kejuaraan berlangsung.

Sekretaris IPSI Kabupaten Malang, Chusnul Chowatim, menyebut Kejurprov menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan kualitas atlet pencak silat daerah sekaligus bagian dari proses regenerasi atlet.

Menurut dia, Kabupaten Malang memiliki tradisi panjang dalam melahirkan atlet pencak silat berprestasi yang mampu bersaing di level Jawa Timur maupun nasional.

“Harapan kami, IPSI Kabupaten Malang mampu melahirkan atlet-atlet terbaik Jawa Timur untuk meneruskan jejak para pendahulunya, seperti Suhud Indratno yang selama ini menjadi bagian penting tim Jawa Timur di berbagai event,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski telah pensiun sebagai atlet, Suhud Indratno hingga kini masih aktif dalam pembinaan dan pengembangan atlet pencak silat di Kabupaten Malang.

Sementara itu, pelatih IPSI Kabupaten Malang sekaligus Divisi Kepelatihan Pagar Nusa Kabupaten Malang, Ahmad Bashori, menilai Kejurprov menjadi ruang penting bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding.

Menurut dia, atmosfer kompetisi tingkat provinsi dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus peningkatan mental bertanding atlet.

“Ajang ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas atlet pencak silat di Kabupaten Malang, khususnya atlet-atlet Pagar Nusa,” katanya.

Ia menambahkan, kontribusi atlet Pagar Nusa terhadap prestasi pencak silat Kabupaten Malang selama ini cukup konsisten. Dalam beberapa edisi Porprov Jawa Timur, atlet-atlet Pagar Nusa tercatat turut menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Malang.

“Kami sebagai keluarga besar Pagar Nusa tentu bangga. Terima kasih atas doa dan restu para sesepuh yang terus menjadi kekuatan moral bagi para atlet,” ujarnya.

Adapun delegasi IPSI Kabupaten Malang pada Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026 terdiri dari tiga pelatih dan tujuh atlet dari berbagai perguruan pencak silat.

Untuk jajaran pelatih, IPSI Kabupaten Malang menurunkan Ahmad Bashori dari Pagar Nusa, Zulfikar Ubaidillah Riky dari PSHT, serta Eko Hendri Wicaksomo dari Perisai Diri.

Sementara daftar atlet meliputi Krisna Aldi Pradana, M. Aldi Saputro, dan Sefti Tri Wahyuni dari Pagar Nusa. Kemudian M. Irfan Pranata dari TS, serta Azriel Arafi Putra, Yoga Evan Saputra, dan Viona Eltavia Vitriyanti dari PSHT.

Kehadiran atlet-atlet muda tersebut menjadi bagian dari regenerasi pencak silat Kabupaten Malang di tengah meningkatnya persaingan olahraga prestasi di Jawa Timur.

Di sisi lain, dominasi atlet berlatar belakang Pagar Nusa memperlihatkan bahwa perguruan berbasis pesantren tersebut terus berkembang tidak hanya sebagai kekuatan kultural, tetapi juga sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi bagi Kabupaten Malang. (*)

Kontributor: Saiful Anam

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan