Sumberpucung, NUMALANG — Pagar Nusa Panggungrejo sukses meraih Juara Umum 1 Kategori Remaja dalam Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Malang Raya bertajuk SMAMUDA Festival Season 2026 yang digelar di Aula Graha SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung, Kamis (14/5/2026).
Prestasi tersebut diraih setelah kontingen Pagar Nusa Panggungrejo tampil dominan dengan memborong lima medali emas dari lima atlet yang diterjunkan. Raihan sempurna itu sekaligus menegaskan eksistensi mereka sebagai salah satu kekuatan baru pencak silat pelajar di Malang Raya.
Adapun atlet yang berhasil menyumbangkan medali emas yakni Safwani Zahra Amar dari SMPN 2 Kepanjen, Muhammad Ulum Zhafran Arkansyah dari MTs Al-Khalifah Kepanjen, serta tim Beregu Remaja Putra yang diperkuat Saugil Sirajul Munir dari MAN 1 Malang, Dafa Maulana Ardiansyah dari SMPN 1 Kepanjen, dan Muhammad Rosyid Ilham R. dari SMK Brantas Karangkates.
Tak hanya itu, dua atlet Pagar Nusa Panggungrejo juga berhasil meraih predikat pesilat terbaik pada kategori remaja.
Pembina Pagar Nusa Panggungrejo, Ichwan Hanafi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang yang dibangun dengan disiplin dan penanaman nilai adab kepada para atlet.
“Keberhasilan meraih lima medali emas dari lima atlet yang kami kirimkan adalah buah dari kedisiplinan dan keteguhan hati para santri. Di Pagar Nusa Panggungrejo, kami tidak hanya melatih fisik untuk menang di gelanggang, tetapi juga menempa mental agar tetap rendah hati dan menjaga adab sesuai jatidiri pendekar. Kemenangan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga prestasi, melainkan juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui kedisiplinan, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap nilai budaya.
Keikutsertaan Pagar Nusa Panggungrejo dalam kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus evaluasi hasil pembinaan atlet selama ini.
Sementara itu, Ketua Panitia SMAMUDA Festival 2026, Isfaul Mufid, menyebut pelaksanaan kejuaraan tahun ini berjalan lebih tertib dan kondusif dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah kejuaraan berlangsung lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan kuota peserta kurang lebih 200 pesilat, kegiatan dapat selesai tidak sampai larut malam. Kemudian peserta lebih tertib dan kondusif. Harapannya ke depan semoga lebih banyak pesilat yang antusias mengikuti kejuaraan ini,” katanya.
Kejuaraan yang mengusung tema “Menembus Batas, Menjaga Adab: Pendekar Muda Malang Raya Bersatu” itu diikuti sekitar 200 pesilat dari berbagai daerah di Malang Raya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarpesilat sekaligus memperkuat nilai sportivitas dan budaya dalam dunia pencak silat pelajar.
Dukungan berbagai pihak, termasuk rekomendasi resmi dari Ketua Umum IPSI Kabupaten Malang, turut memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Keberhasilan Pagar Nusa Panggungrejo pun menjadi bukti bahwa disiplin, ketekunan, dan adab tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda berprestasi.(*)
Kontributor: Saiful Anam




