back to top
Sabtu, April 4, 2026

Last Safari Ramadan Desa Majangtengah Berakhir Khidmat di Kantor Desa, Teguhkan Guyub Rukun Seduluran Selawase

NUMALANG.ID — Rangkaian Safari Ramadan Desa Majangtengah resmi ditutup dalam suasana penuh khidmat di Kantor Desa Majangtengah Senin (02/03/2026). Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari ini telah menyambangi 9 masjid di 7 dusun se-Desa Majangtengah, sebelum akhirnya ditutup dengan agenda kebersamaan yang sarat makna. Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam balutan ibadah serta persaudaraan.

Penutupan dikemas dalam kegiatan “Berbagi Takjil, Jutaan Berkah” yang digelar oleh Pemerintah Desa Majangtengah bersama Ranting NU Majangtengah serta banom-banomnya. Ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol kepedulian sosial dan wujud nyata kebersamaan di bulan suci. Suasana hangat terasa sejak sore hari, memperlihatkan kekompakan seluruh elemen desa.

Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Ketua Panitia, H. Suliadi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian Safari Ramadan. Kepala Desa Majangtengah, H. Agus Wahyudi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi dan melestarikan tradisi yang telah dirintis para sesepuh desa.

Dalam pidatonya, beliau menyampaikan,

Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi warisan kebersamaan dari para sesepuh kita. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi, menghormati para pendahulu yang telah memulai tradisi ini, dan memastikan kegiatan ini tetap berjalan selamanya.”

Beliau juga menambahkan,

Saya bangga dan berterima kasih kepada seluruh panitia, khususnya Pengurus Ranting NU Majangtengah, yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kekompakan inilah yang menjadi kekuatan Desa Majangtengah.”

Turut memberikan sambutan, Muspika Kecamatan Dampit, H. Abai Saleh, yang mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial. Acara kemudian ditutup dengan Mauidhoh Hasanah oleh Gus In’am Al Idrus yang mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman dan persaudaraan.

Sebagai penutup, semangat Guyub Rukun Seduluran Selawase kembali ditegaskan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Desa Majangtengah. Kebersamaan bukan hanya dirayakan selama Ramadan, tetapi dijaga dan dirawat sepanjang waktu demi terwujudnya desa yang damai, religius, dan penuh persaudaraan.

Penulis : Ali Rofik

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan