back to top
Minggu, Februari 8, 2026

Pagar Nusa Kabupaten Malang Teguhkan Khidmah di Tengah Hujan, Sambut Satu Abad NU

NUMalang — Hujan yang mengguyur Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu malam (7/2/2026), menjadi ujian tersendiri bagi kader Pagar Nusa Kabupaten Malang.

Namun ujian tersebut justru dijawab dengan kekompakan dan keteguhan barisan dalam mengikuti kegiatan konsolidasi menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama.

Bagi Pagar Nusa, kehadiran di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat merupakan bagian dari khidmah. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, khidmah dipahami sebagai pengabdian yang menuntut ketaatan, disiplin, dan kesediaan hadir kapan pun dibutuhkan.
Sekretaris PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, KH Romli Muar, menegaskan bahwa khidmah tidak boleh berhenti pada wacana.

“Khidmah bukan hanya soal datang, tapi soal taat. Ketika NU memanggil, maka kader harus siap hadir dan menjaga,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Gus Ipul, menyebut satu abad NU sebagai amanah besar yang harus dijaga oleh seluruh elemen banom.
“Pagar Nusa adalah pagar NU. Maka tugasnya menjaga, berdiri kokoh, dan tidak mudah goyah dalam kondisi apa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal yang diwariskan para ulama harus terus dijaga melalui sikap dan tindakan nyata, bukan sekadar slogan.

Kegiatan di Stadion Gajayana tersebut menjadi penegasan bahwa Pagar Nusa Kabupaten Malang siap menjalankan peran strategisnya dalam menyukseskan agenda besar NU serta menjaga nilai keislaman dan kebangsaan yang telah diwariskan selama satu abad. (*)

Kontributor: Saiful Anam 

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan