Ngawi, NUMALANG.ID – Empat atlet Pagar Nusa Kabupaten Malang memperkuat kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada (6–11/11/2026).
Keempat atlet tersebut bergabung bersama atlet dari sejumlah perguruan pencak silat lainnya untuk membawa nama Kabupaten Malang. Mereka bukan berangkat sebagai kontingen perguruan, melainkan menjadi bagian dari tim IPSI Kabupaten Malang.
Keempat atlet Pagar Nusa itu adalah Azza Ilmiah Nur Fitri dari SMA Negeri 1 Tumpang, Aisyah Alya Ummah dari SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Leni Elina Anggraini dari MA Al Hidayah Wajak, dan Ahmad Dhani Rahmatullah dari SMA Negeri 1 Turen.
Secara keseluruhan, kontingen IPSI Kabupaten Malang diperkuat 12 atlet. Mereka terdiri atas empat atlet Pagar Nusa, empat atlet Persinas ASAD, tiga atlet Tapak Suci, dan satu atlet Perisai Diri.
Komposisi tersebut menunjukkan keterlibatan sejumlah perguruan dalam satu kontingen. Perbedaan latar belakang perguruan tidak menghalangi para atlet untuk bekerja sama dan berjuang membawa nama daerah.
Binpres IPSI Kabupaten Malang, Suhud Indratno, S.Or., berharap para atlet mampu mengikuti jejak para senior yang telah mengukir prestasi dalam berbagai kejuaraan.
“Kami berharap atlet-atlet IPSI Kabupaten Malang pada POPDA 2026 ini dapat mengikuti jejak seniornya untuk kembali menorehkan prestasi dan hasil terbaik bagi IPSI Kabupaten Malang secara khusus dan masyarakat Kabupaten Malang pada umumnya,” ujarnya.
Dalam mendampingi para atlet, IPSI Kabupaten Malang menugaskan tiga pelatih, yakni Ahmad Bashori, S.Pd., dari Pagar Nusa, Eko Hendri Wicaksono, S.Pd., dari Perisai Diri, dan Zulfikar Ubaidillah Riky, S.Pd., dari PSHT.
Ahmad Bashori mengatakan, para atlet bersama tim pelatih telah menjalani persiapan melalui pemusatan latihan. Mereka berkomitmen memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Kami, tim POPDA IPSI Kabupaten Malang, baik atlet maupun pelatih, akan berusaha dan berjuang secara maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Malang. Persiapan dilakukan sejak tahap pemusatan latihan hingga pertandingan berlangsung,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dan doa dari berbagai pihak, mulai dari perguruan, lembaga, orang tua atlet, hingga masyarakat Kabupaten Malang.
Dukungan tersebut juga disampaikan Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam. Ia secara khusus memohon doa restu dan pangestu dari para kiai, guru, serta sesepuh bagi empat atlet Pagar Nusa yang tengah berlaga di POPDA 2026.
“Kami segenap keluarga besar Pagar Nusa Kabupaten Malang memohon doa restu dan pangestu poro kiai, poro guru, serta poro sesepuh untuk atlet Pagar Nusa Kabupaten Malang yang sedang berjuang dalam ajang POPDA di Ngawi, 6–11 November 2026,” ungkapnya.
Saiful berharap seluruh atlet diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama pertandingan, dijauhkan dari bahaya maupun cedera, serta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Bagi Pagar Nusa, keikutsertaan dalam POPDA 2026 tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi. Ajang ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet, pembentukan kedisiplinan, penguatan persaudaraan, dan pengabdian melalui olahraga.
Keberadaan empat atlet Pagar Nusa dalam kontingen IPSI Kabupaten Malang sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan prestasi pencak silat membutuhkan kerja sama ant perguruan. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga untuk mengembangkan pencak silat dan mengharumkan nama Kabupaten Malang.
Kontributor: Saiful Anam




