NUMALANG.ID – Puluhan ribu jamaah tumpah ruah dalam Haul Akbar ke-23 almaghfurlah KH Abdul Hanan Haris di Pondok Pesantren Ash Sholihuddin, Dampit, Kabupaten Malang, Rabu malam (7/10/2026). Lantunan shalawat dari Hadroh Pusat Sabilut Taubah mengiringi jalannya acara yang berlangsung khidmat tersebut.
Haul itu menghadirkan Gus Muhammad Iqdam sebagai penceramah. Hadir pula Wakil Bupati Malang Hj Lathifah Shohib yang mewakili Forkopimda Kabupaten Malang, jajaran pengurus MWCNU Dampit, serta para alumni, santri, dewan guru, wali santri, dan simpatisan pesantren.
Dalam sambutannya, Lathifah Shohib menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Ash Sholihuddin yang telah menyelenggarakan acara berskala besar tersebut.

“Apresiasi terbesar untuk keluarga besar Ash Sholihuddin, mulai dari jajaran panitia, para guru, para santri, dan simpatisan yang telah menyelenggarakan acara sebesar ini. Tentunya kita semua hadir ke sini untuk ngalap barokah dari beliau,” ujarnya.
Pesan senada disampaikan Gus Iqdam dalam tausiyahnya. Menurutnya, ribuan orang yang memadati area pesantren malam itu tidak datang karena sosok tertentu, melainkan untuk mengharap keberkahan dari almarhum.
“Kita hadir ke sini bukan karena siapa pun, tetapi demi ngalap berkah yang besar dari almarhum Kiai Hanan. Bayangkan, 23 tahun beliau wafat, pondok ini justru semakin eksis di tengah tantangan zaman, bahkan alumninya sudah ribuan,” tuturnya.

Gus Iqdam juga menyatakan kekagumannya kepada para wali santri yang memondokan anaknya di pesantren tersebut dengan niat berinvestasi untuk akhirat. Ia meyakini, pilihan itu tidak akan berujung penyesalan.
“Saya kagum betul dengan Panjenengan semua yang memondokan anaknya di sini dengan niat investasi akhirat. Saya haqqul yakin Panjenengan tidak akan getun (kecewa), sebab almarhum Kiai Hanan ini sosok yang besar keulamaannya,” lanjutnya.
Rangkaian haul ditutup dengan doa bersama untuk almarhum, para ulama, dan seluruh kaum muslimin.
Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kerja bersama para alumni, santri, dewan guru, wali santri, dan simpatisan yang bahu-membahu mempersiapkan kegiatan sebagai wujud penghormatan atas perjuangan KH Abdul Hanan Haris. Kini, estafet kepemimpinan PP Ash Sholihuddin berada di tangan Bu Nyai Hj Nur Faizah Hanan, yang meneruskan perjuangan almarhum dalam membina santri dan umat.




