Pakisaji, NUMALANG — Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (PC Sarbumusi) Kabupaten Malang menggelar tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-71 Sarbumusi di Kantor PCNU Kabupaten Malang, Ahad (27/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Sarbumusi Berbudaya, Sarbumusi Berdaya”. Tasyakuran menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan peran Sarbumusi dalam memberikan manfaat bagi pekerja dan warga Nahdlatul Ulama (NU).
Ketua PC Sarbumusi Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, mengatakan Sarbumusi merupakan bagian dari perangkat organisasi NU yang memiliki tanggung jawab untuk hadir dalam persoalan ketenagakerjaan.
“Sarbumusi adalah Banom yang telah ditetapkan dalam Muktamar ke-30 di Lirboyo. Karena itu, perlu adanya sinergitas dari semua elemen, mulai jajaran PR, MWC, PC, hingga seluruh warga NU,” ujarnya.
Menurut Syamsul, penguatan organisasi tidak cukup dilakukan secara internal. Sarbumusi perlu membangun kerja sama dengan struktur NU dan berbagai pihak agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat.
“Kami siap memberikan perlindungan hukum, advokasi, pengurusan BPJS, dan pendampingan lainnya bagi para pekerja,” katanya.

Ia berharap keberadaan Sarbumusi Kabupaten Malang semakin dikenal oleh warga NU, khususnya dalam memberikan edukasi dan pendampingan terkait persoalan ketenagakerjaan.
Sementara itu, perwakilan Sarbumusi Kota Malang, Ghofur, menyampaikan bahwa Sarbumusi memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kaum pekerja. Ia menyebut Sarbumusi di Kota Malang telah berdiri sejak sekitar 1980 di kawasan Kidul Dalem.
“Semoga ke depan Sarbumusi semakin jaya, semakin besar, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga NU,” tuturnya.
Tasyakuran tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yudi, serta pimpinan cabang serikat pekerja sektor rokok, tembakau, makanan, garmen, dan tekstil Kabupaten Malang.
Hadir pula perwakilan Sarbumusi Kota Malang, para ketua lembaga dan badan otonom NU se-Kabupaten Malang, serta puluhan pengurus dan anggota Sarbumusi Kabupaten Malang.
Melalui tasyakuran Harlah ke-71 tersebut, PC Sarbumusi Kabupaten Malang berharap keberadaan Sarbumusi semakin dikenal dan dekat dengan warga NU.
Tema “Sarbumusi Berbudaya, Sarbumusi Berdaya” menjadi ikhtiar untuk membangun budaya organisasi yang kuat sekaligus mendorong pekerja memahami hak, memiliki keberanian memperjuangkan kepentingannya secara bermartabat, serta meningkatkan keberdayaan ekonomi.
Dengan semangat tersebut, Sarbumusi Kabupaten Malang berkomitmen mengambil bagian dalam khidmah NU, khususnya melalui penguatan perlindungan, advokasi, dan pemberdayaan pekerja.
Kontributor: Saiful Anam




