back to top
Jumat, September 18, 2026

Ketua DPAC FKDT Kalipare Dorong Lembaga Aktif Perbarui Data EMIS

Kalipare, MALANGID — Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Mat Nawari, mendorong lembaga pendidikan diniyah takmiliyah untuk lebih aktif dalam pengelolaan data melalui Education Management Information System (EMIS).

Hal itu disampaikan Mat Nawari dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) BAP EMIS Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) yang digelar di PP Shirotul Fuqoha’ 2 Kalipare, Kabupaten Malang, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ketua dan operator FKDT dari Kecamatan Kalipare, Pagak, dan Donomulyo.

Mat Nawari menyampaikan, lembaga nonformal yang berada di bawah naungan FKDT saat ini dituntut untuk aktif dalam pengelolaan EMIS. Menurutnya, pengelolaan data melalui EMIS penting agar informasi mengenai santri, guru, dan lembaga dapat tercatat dengan baik.

“Lembaga nonformal yang namanya FKDT sekarang dituntut betul harus aktif seperti EMIS, sehingga semua keterangan santri atau guru lembaga bisa mengaktifkan EMIS,” ujar Mat Nawari.

Ia berharap kegiatan bimtek tidak berhenti pada pemahaman teknis operator, tetapi juga mendorong lembaga untuk aktif memperbarui dan memastikan kebenaran data yang dimiliki.

Dengan data yang lengkap dan valid, pengelolaan administrasi lembaga diharapkan dapat berjalan lebih tertib. Data santri, guru, dan lembaga juga dapat menjadi informasi yang lebih akurat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Foto: Imam Subkhi memimpin bimtek yang berlangsung di PP. Shirotul fuqoha’ 2 Kalipare. (numalangid)

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua PD Pontren Kabupaten Malang dan sekaligus menjadi pemateri Imam Subkhi, operator Maria, serta staf bapak Slamet.

Mat Nawari juga menyampaikan pentingnya dukungan pondok pesantren dan lembaga terkait agar kegiatan peningkatan kapasitas pengelolaan data dapat terus berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui Bimtek BAP EMIS ini, FKDT Kabupaten Malang diharapkan semakin mendorong lembaga-lembaga diniyah untuk tertib dalam pengelolaan data, sehingga kualitas dan validitas data lembaga dapat terus ditingkatkan. (*)

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan