back to top
Selasa, Agustus 25, 2026

Maulid Akbar ke-5, Ponpes Shirotul Fuqoha 2 Kalipare Gelar Sunat Massal Gratis

Kalipare, NUMALANGID, Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha 2 Kalipare menggelar sunat massal gratis sebagai bagian dari rangkaian Maulid Akbar ke-5. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pondok kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan sunat tanpa biaya.

Sunat massal ini baru pertama kali dilaksanakan pada 2026. Sebanyak 12 anak mengikuti kegiatan yang dibuka untuk masyarakat umum dengan kualifikasi usia 12 hingga maksimal 13 tahun.

Pendaftaran peserta dibuka sejak 7 Juli hingga 15 Agustus 2026. Pelaksanaan sunat massal berlangsung pada 24–25 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha 2 Kalipare.

Pengurus Pondok Shirotul Fuqoha 2 Kalipare, Wafa, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari inisiatif pengurus setelah melihat dampak yang dapat dirasakan masyarakat, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Menurut Wafa, gagasan tersebut kemudian disampaikan kepada pengasuh pondok dan mendapat izin untuk dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Maulid Akbar ke-5.

Foto: Peserta mengikuti rangkaian sunat massal gratis yang digelar Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha 2 Kalipare dalam rangkaian Maulid Akbar ke-5, 24–25 Agustus 2026. (numalang.id)

Selain memberikan layanan sunat secara gratis, peserta mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya uang saku, baju koko, obat pascakhitan, layanan tenaga medis profesional, peralatan medis steril, serta pendampingan setelah pelaksanaan khitan.

Wafa mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperluas keterlibatan masyarakat dalam rangkaian Maulid Akbar. Jika kegiatan sebelumnya lebih banyak melibatkan santri, kali ini masyarakat sekitar turut dilibatkan secara langsung.

“Adapun Maulid ini bisa berkolaborasi dengan warga sekitar, karena kegiatan sebelumnya masih melibatkan santri, tetapi untuk kegiatan ini melibatkan masyarakat,” ujar Wafa.

Ketua Panitia Maulid Akbar ke-5, Qomar, berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara pondok pesantren dan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Malang, khususnya warga Kalipare, untuk terus menyukseskan peringatan hari besar Islam (PHBI), termasuk Maulid Akbar sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Harapannya, hubungan masyarakat dengan pondok supaya lebih saling percaya dan menjadi pondasi ilmu beserta akhlak, baik secara lahir maupun batin,” kata Qomar. (*)

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan