back to top
Sabtu, Agustus 22, 2026

Dua Guru MI Literasi Miftahul Huda Malang Raih Sertifikasi Internasional

Wajak-NUMALANG.ID Komitmen meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus ditunjukkan oleh MI Literasi Miftahul Huda, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Dua guru madrasah tersebut berhasil meraih sertifikasi bertaraf internasional di bidang literasi, komunikasi, dan teknologi pendidikan.

Capaian tersebut diraih oleh Rifda Muftiyyah, S.I.P., yang menjabat sebagai guru sekaligus Kepala Perpustakaan, serta Hadi Susanto, S.E., yang bertugas sebagai guru dan Koordinator Bidang Kurikulum MI Literasi Miftahul Huda.

Rifda Muftiyyah berhasil mengantongi Certificate of Achievement: General Knowledge for Teachers – Reading dari Saylor Academy, Washington, D.C., Amerika Serikat. Sertifikat yang diterbitkan pada Agustus 2026 ini menjadi bentuk pengakuan atas penguasaan kompetensi di bidang pembelajaran membaca dan penguatan literasi bagi pendidik.

Sementara itu, Hadi Susanto meraih dua sertifikasi internasional sekaligus. Sertifikasi pertama yakni Certificate of Achievement: Principles of Human Communication dari Saylor Academy yang diterbitkan pada Juli 2026.

Adapun sertifikasi kedua diperoleh melalui program Google for Education dengan predikat Pendidik Tersertifikasi Gemini. Predikat ini menguatkan kompetensi Hadi dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) ke dalam proses pembelajaran modern di kelas.

Capaian dua tenaga pendidiknya ini menjadi catatan positif bagi MI Literasi Miftahul Huda dalam merespons cepatnya perkembangan teknologi pendidikan dan perubahan kebutuhan belajar siswa.

Kepala MI Literasi Miftahul Huda, Abdul Rozaq, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian yang diraih para pendidik tersebut. Pihaknya berharap prestasi ini tidak hanya berhenti sebagai pencapaian personal, tetapi mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu proses belajar-mengajar di lingkungan madrasah.

Bagi Abdul Rozaq, peningkatan kapasitas pendidik secara mandiri dan berkelanjutan merupakan pilar utama untuk membangun budaya belajar di era digital. Kemampuan literasi, komunikasi, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan terus didorong agar lulusan madrasah siap menghadapi tantangan zaman.

Prestasi ini sekaligus diharapkan dapat memicu motivasi para guru lainnya di MI Literasi Miftahul Huda untuk terus mengembangkan kompetensi profesional melalui berbagai program pendidikan dan sertifikasi bereputasi. (MA)

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan