back to top
Jumat, Juli 17, 2026

Gus Silvina Zuhdi: Selamatan Desa Harus Menjadi Penguat Persatuan dan Kerukunan Masyarakat

Gus Silvina Zuhdi: Selamatan Desa Harus Menjadi Penguat Persatuan dan Kerukunan Masyarakat

NUMALANG.ID –Pakisaji., Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakisaji, Gus Silvina Zuhdi, mengajak masyarakat menjadikan tradisi selamatan desa sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri doa bersama lintas agama dalam rangka Selamatan Desa Kebonagung di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimcam Pakisaji, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat itu, Gus Silvina memimpin doa bagi umat Islam sebagai bagian dari rangkaian doa bersama lintas agama. Menurutnya, tradisi selamatan desa tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat yang hidup dalam keberagaman.

Selamatan desa bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Tradisi ini hendaknya menjadi penguat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar Gus Silvina Zuhdi.

Ia menambahkan, kerukunan yang telah terbangun di Desa Kebonagung harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Menurut Gus Silvina, doa bersama lintas agama yang mengiringi Selamatan Desa Kebonagung menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebangsaan dapat berjalan beriringan untuk memperkuat persaudaraan serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Sebagai informasi, Selamatan Desa Kebonagung dilaksanakan pada 11-13 Juli 2026 dengan tema “Melestarikan Budaya, Merajut Harmoni, Menuju Desa Mandiri”. Memiliki rangkaian kegiatan diantaranya Kirab Jolen, Doa Bersama Lintas Agama, Pagelaran Seni Budaya Tradisional, Santunan Anak Yatim dan Difabel, Ziarah/ Napak Tilas Punden, dan diakhiri Pagelaran Campursari yang dimeriahkan oleh Percil CS.

Kontributor LTN NU Pakisaji | Editor: Redaksi NUMALANG.ID

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan