NUMALANGID – Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Malang menggelar Kemah Bakti Banser di Pondok Pesantren Al-Munawwariyah, Sudimoro, Bululawang, pada Sabtu-Minggu (4–5 Juli 2026). Kegiatan ini diikuti kader Banser dari 33 rayon se-Kabupaten Malang.
Kemah Bakti diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kasatkorcab Banser Kabupaten Malang, Sulis Harianto. Apel berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan selama dua hari.
Dalam amanatnya, Sulis Harianto menegaskan bahwa sumpah baiat yang diucapkan anggota Banser bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna spiritual yang harus dijaga dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat.
“Banser setelah dibaiat adalah santri dari Hadrotusyekh KH Hasyim Asy’ari. Ini menandakan bahwa di masa Indonesia yang telah merdeka ini, kita semua adalah santri. Jiwa pesantren, nilai-nilai kepesantrenan, dan kedisiplinan tingkat tinggi harus selalu bersemayam di dalam benak dan sanubari kita semua,” tegas Sulis Harianto di hadapan peserta.
Menurutnya, nilai-nilai kepesantrenan menjadi fondasi penting dalam membangun karakter kader Banser agar tetap disiplin, loyal, dan istiqamah dalam menjalankan tugas pengabdian.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut jajaran Pengurus Harian PC GP Ansor Kabupaten Malang serta seluruh personalia Satkorcab Banser Kabupaten Malang.
Kemah Bakti Banser 2026 juga menjadi momentum penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi di lingkungan Banser Kabupaten Malang. Melalui kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren, peserta diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Suasana pembukaan semakin semarak saat seluruh peserta mengikuti sesi yel-yel yang dipimpin Wakasatsus Protokoler Banser Kabupaten Malang, Yudi Suryo. Ribuan kader dari berbagai rayon mengikuti seruan tersebut secara serentak sebagai bentuk penyatuan semangat dan kekompakan organisasi.
Pekikan yel-yel yang menggema di lapangan Pondok Pesantren Al-Munawwariyah menandai dimulainya Kemah Bakti Banser Kabupaten Malang Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan kader sekaligus penguatan komitmen Banser dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan tradisi kepesantrenan.
Kontributor: Geofani




