back to top
Selasa, April 21, 2026

Bangun Kolaborasi, STAI Al-Mujtama Kunjungi Universitas Al-Qolam Malang

Gondanglegi, NUMalang — Universitas Al-Qolam Malang menerima kunjungan benchmarking dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Mujtama Pamekasan, Senin (12/4/2026). Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang antar perguruan tinggi Islam.

Rombongan STAI Al-Mujtama dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Al-Mujtama’ Al-Islami, RKH. Ali Fawwaz Abdul Ghafur, bersama Ketua STAI, Dr. Ahmad Rofi’i Damyati, S.Hum., M.I.S., Ph.D., serta didampingi jajaran pimpinan dan kepala unit strategis.

Kegiatan benchmarking difokuskan pada peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi tata kelola akademik, penguatan riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua institusi juga saling bertukar pengalaman serta praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr. K.H. Muhammad Adib, M.Ag., menyambut kunjungan tersebut sebagai momentum penting dalam membangun sinergi antar institusi pendidikan.

“Benchmarking ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat keilmuan dan kelembagaan secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertukaran praktik baik menjadi kunci dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Kolaborasi antar perguruan tinggi dinilai mampu melahirkan sistem akademik yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua STAI Al-Mujtama Pamekasan, Dr. Ahmad Rofi’i Damyati, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan Universitas Al-Qolam Malang.

“Kami melihat Universitas Al-Qolam sebagai institusi dengan tata kelola yang baik dan inovatif. Hasil benchmarking ini diharapkan dapat kami implementasikan untuk meningkatkan kualitas akademik dan manajerial di STAI Al-Mujtama,” ungkapnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan membahas berbagai aspek, mulai dari sistem manajemen akademik, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan zaman, hingga strategi peningkatan daya saing institusi di tingkat regional dan nasional.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat untuk menjajaki kerja sama yang lebih konkret guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan