back to top
Minggu, Oktober 25, 2026

Peringati Hari Santri, Penyuluh Agama Islam dan ISNU Pagelaran Ziarah Makam Muassis NU

Pagelaran, NUMALANGID — Penyuluh Agama Islam bersama Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PAC ISNU) Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, berziarah ke makam para muassis Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah setempat pada Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional sekaligus mengenang jasa dan meneladani perjuangan para pendiri NU.

Ziarah ini menjadi sarana mengenang pengabdian para muassis NU yang telah meletakkan fondasi perjuangan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat dan rahmatan lil alamin.

Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF), Hasim Asy’ari, mengatakan kegiatan ziarah tersebut terlaksana melalui kerja sama antara Penyuluh Agama Islam dan PAC ISNU Kecamatan Pagelaran.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan kepada para muassis NU yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, dan pengabdiannya untuk NU serta kemaslahatan umat. Perjuangan mereka merupakan warisan berharga yang harus kita kenang, teladani, dan teruskan oleh generasi penerus,” ujar Hasim.

Ia menambahkan, peringatan Hari Santri seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut, menurut dia, perlu dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan perjuangan para ulama, menjaga persatuan umat, serta meningkatkan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

Selain Penyuluh Agama Islam dan PAC ISNU, kegiatan ini diikuti jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pagelaran beserta badan otonom (Banom) NU, serta Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Pagelaran.

Keterlibatan berbagai unsur organisasi tersebut mencerminkan kerja sama antarelemen masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan dan meneruskan perjuangan para ulama serta pendiri NU.

Melalui ziarah ini, para santri, kader NU, penyuluh agama, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan dapat meneladani semangat perjuangan para muassis NU melalui karya nyata, keikhlasan, persatuan, dan pengabdian.

Peringatan Hari Santri pun menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama, meneladani perjuangan mereka, dan meneruskan khidmah bagi agama, bangsa, serta Nahdlatul Ulama.

Kontributor: Marsidi,M.Pd, Alumni IPNU Kab Malang.

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan