back to top
Senin, April 20, 2026

Pagar Nusa Singosari Konsolidasi Kekuatan, Merawat Persaudaraan dari Akar

Singosari, NUMalang — Halaman SMK Plus Al Ma’arif, Minggu (19/4/2026) siang, tak sekadar dipenuhi ratusan santri Pagar Nusa. Lebih dari itu, ruang tersebut menjadi titik temu semangat: tempat di mana persaudaraan dirawat dan kekuatan organisasi diteguhkan.

Sejak pukul 12.30 WIB, para pendekar muda dari berbagai aliran latihan di Kecamatan Singosari berdatangan. Mereka hadir bukan hanya untuk berkumpul, tetapi untuk menyambung kembali ikatan yang menjadi ruh Pagar Nusa: silaturahmi.

Kegiatan yang digelar PAC Pagar Nusa Singosari ini menjelma lebih dari sekadar temu antar-santri. Di dalamnya, terselip upaya konsolidasi menguatkan barisan, menyatukan arah, dan meneguhkan posisi sebagai bagian dari tradisi Nahdlatul Ulama.

Gus Saiful Anam dalam penyampaiannya menekankan bahwa akhlak adalah fondasi utama yang tidak boleh tergeser.

“Pagar Nusa tidak hanya bicara soal kekuatan fisik. Yang utama adalah akhlak. Di situlah ruh gerakan ini hidup,” ujarnya.

Foto: Saiful/numalang.id

Senada, Ketua PAC Pagar Nusa Singosari, Gus Moh Wildan, menyebut silaturahmi sebagai simpul kekuatan yang kerap tak terlihat, namun justru paling menentukan.

“Kalau persaudaraan terjaga, organisasi akan tetap kokoh. Silaturahmi ini yang harus terus dirawat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Singosari, Gus Afifudin, melihat Pagar Nusa sebagai ruang strategis kaderisasi Nahdlatul Ulama di tingkat akar.
“Di sinilah kader ditempa. Bukan hanya kuat secara fisik, tapi juga memiliki militansi dan loyalitas ke-NU-an,” tegasnya.

Antusiasme peserta siang itu menjadi tanda bahwa Pagar Nusa di Singosari tidak sekadar hidup sebagai organisasi, melainkan sebagai ekosistem nilai. Beragam latar latihan melebur dalam satu identitas: ukhuwah pendekar.

Di tengah dinamika zaman, kegiatan seperti ini menjadi pengingat sederhana bahwa kekuatan sejati tidak hanya dibangun dari latihan, tetapi juga dari hubungan yang dirawat dan nilai yang dijaga.

Kontributor: Saiful Anam

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan