Wajak, NU Malang – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman MI KH. Moh Said, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, pada Rabu (4/5/2025).
Ratusan santri, orang tua, serta tamu undangan tampak antusias menghadiri gelaran tahunan ‘Festival Anak Sholeh XI’, yang diinisiasi oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Kecamatan Wajak.
Mengusung tema “Melangkah dengan Iman, Berkarya dengan Cinta”, acara ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga momentum spiritual dan edukatif yang menekankan pentingnya iman sebagai pondasi dalam setiap langkah, serta ketulusan dalam berkarya. Sebagaimana disampaikan panitia, festival ini menjadi ruang syiar sekaligus sarana menumbuhkan semangat berkreasi dalam bingkai Islam.
Festival dibuka dengan kirab santri yang semarak. Diiringi lagu ‘Yalal Wathon’, para peserta dari berbagai madrasah diniyah (MADIN) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Wajak berjalan penuh semangat. Kirab ini bukan hanya bentuk penyambutan, tetapi juga upaya memperkenalkan IPNU dan IPPNU kepada masyarakat sejak usia dini.
Berbagai cabang lomba digelar, seperti pidato, qiraah, adzan, kaligrafi, hingga menyanyi islami. Sebanyak 58 peserta berusia 7 hingga 12 tahun menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka tampil percaya diri, membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk menebar inspirasi dan mencintai nilai-nilai Islam.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Wajak, Rekan Rendra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai media pembinaan dan kaderisasi.
“Festival ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga sarana penguatan karakter Islami sejak dini serta upaya mengenalkan IPNU dan IPPNU kepada generasi penerus,” tuturnya.
Menariknya, Festival Anak Sholeh XI juga menjadi ajang reuni lintas generasi. Para alumni IPNU dan IPPNU dari masa ke masa hadir memeriahkan acara, menciptakan suasana haru dan kebanggaan tersendiri. Tak sedikit dari mereka yang kini berkiprah di tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan nasional, yang lahir dari rahim organisasi pelajar Nahdliyin ini.
Sebagai penutup, penampilan musik religi menghibur para peserta dan undangan, menambah semarak dan kesan mendalam dari keseluruhan acara.
Festival Anak Sholeh XI menjadi bukti nyata bahwa IPNU dan IPPNU bukan sekadar organisasi pelajar, melainkan wadah strategis dalam membina generasi yang sholeh, berprestasi, dan cinta terhadap Islam serta Tanah Air.
Kontributor: Luki Adi Firmansyah




