NUMALANG.ID — Semangat kebersamaan pasca-Idulfitri berpadu dengan komitmen penguatan organisasi dalam kegiatan Musyawarah Kerja (Musker) II dan Halal Bihalal MWCNU Kecamatan Dampit yang berlangsung di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum An Nawawi, Crabaan, Minggu (13/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Dampit, perwakilan PCNU Kabupaten Malang, seluruh Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Dampit, serta para pimpinan lembaga dan badan otonom (banom) dalam naungan MWCNU Dampit.
Forum yang berlangsung penuh kekhidmatan dan suasana kekeluargaan ini menjadi momentum penting untuk menyusun langkah strategis organisasi ke depan. Dalam hasil berita acara, terdapat dua poin utama yang menjadi fokus bersama.
Pertama, forum menyepakati penyusunan dan pembentukan kepengurusan anak ranting bagi seluruh ranting NU se-Kecamatan Dampit. Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput agar pelayanan keumatan semakin dekat dengan masyarakat.
Kedua, Musker II juga menegaskan agenda optimalisasi dan kemandirian lembaga serta badan otonom di lingkungan MWCNU Dampit. Penguatan peran lembaga dan banom dinilai menjadi kunci dalam menyukseskan program-program organisasi secara berkelanjutan.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Dampit, Ust. Samsul Mu’arif, menekankan pentingnya penguatan fungsi kepengurusan sesuai tema yang diusung pada Musker II kali ini.
“Musker ini sejalan dengan maksud yang kita usung, yakni optimalisasi dan kemandirian kepengurusan. Optimal berarti seluruh pengurus mampu menjalankan organisasi sesuai AD/ART yang berlaku, sedangkan mandiri berarti setiap lembaga dan badan otonom mampu menyukseskan program-program organisasi secara aktif, khususnya di lingkungan MWCNU Dampit,” tegasnya.
Menurutnya, forum Musker bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh unsur organisasi bergerak secara terarah, solid, dan mandiri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MWCNU Dampit diharapkan semakin kuat dalam membangun sinergi antar pengurus, lembaga, dan banom demi menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin dan masyarakat luas.
Pewarta : Ali Rofik




