back to top
Kamis, Maret 12, 2026

Lebih dari 600 Jamaah Hadiri Penutupan Majelis Taklim Ramadhan di Masjid At-Ta’awun Sumberpetung

Kalipare, NUMalang.id — Lebih dari 600 jamaah menghadiri kegiatan penutupan Majelis Taklim Ramadhan yang digelar di Masjid Jami’ At-Ta’awun, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Rabu (11/3/2026). Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya dihadiri sekitar 350 jamaah.

Kegiatan yang dirangkai dengan doa bersama serta buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin masyarakat yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun. Tradisi tersebut menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang terus dijaga oleh warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memakmurkan masjid.

Sejak sore hari, jamaah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan khotmil Al-Qur’an, pembacaan tahlil serta doa untuk para leluhur, dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.

Ketua pelaksana kegiatan, Ustadz Misbachul Warizi, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir jumlah jamaah yang hadir cenderung stagnan bahkan sempat mengalami penurunan.

Jamaah Majelis Ta’lim Masjid Ta’awun. (Foto: Dok: Warizi/numalang.id)

“Biasanya kegiatan ini dihadiri tidak lebih dari 350 jamaah. Namun alhamdulillah tahun ini jamaah yang hadir meningkat hingga lebih dari 600 orang,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah jamaah tersebut tidak lepas dari upaya panitia untuk menghadirkan pembaruan dalam pelaksanaan kegiatan agar masyarakat semakin antusias mengikuti majelis taklim Ramadhan.

Selain menjadi majelis ilmu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendoakan para leluhur. Warga mengirimkan nama-nama arwah keluarga yang telah wafat untuk didoakan bersama, disertai sedekah secara sukarela.

Dana dari sedekah masyarakat tersebut kemudian dikelola oleh panitia untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk menyiapkan hidangan berbuka bagi para jamaah yang hadir.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari takmir masjid, remaja masjid (Remas), serta para donatur yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara.

Ustadz Misbachul Warizi berharap keberhasilan kegiatan tahun ini dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan tradisi tersebut di tahun-tahun mendatang.

“Semoga tahun depan ketua pelaksana yang baru bisa mempertahankan bahkan meningkatkan kegiatan ini. Yang terpenting, kami sekarang sudah berusaha membuat gebrakan dan memberikan contoh yang terbaik agar kegiatan ini terus hidup dan semakin berkembang,” tuturnya.

Panitia berharap meningkatnya partisipasi jamaah tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali kegiatan keagamaan di Masjid Jami’ At-Ta’awun serta semakin memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan masyarakat.(*)

spot_img
spot_img
-- advertisement --spot_img

Artikel Pilihan