Aceh Tamiang, NUMalang.id – Tiga bulan pascabanjir besar melanda Desa Banai, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagian warga masih bertahan di tenda darurat. Terpal yang menua menjadi atap sementara, sementara sisa-sisa lumpur masih membekas di sekitar permukiman yang terdampak.
Sunarti, salah satu penyintas, mengaku rumahnya hanyut tersapu banjir. Sejak itu, ia bersama suami dan dua anaknya tinggal di tenda sederhana tanpa fasilitas memadai.
“Kalau siang panas sekali, malam kadang masih bocor. Tapi kami berusaha bertahan,” ujarnya.
Memasuki bulan Ramadhan, kondisi tersebut semakin menantang. Tanpa dapur layak dan penghasilan tetap, kebutuhan sahur dan berbuka menjadi persoalan harian.
Pada Selasa (24/2/2026), tim kemanusiaan dari LAZISNU PCNU Kabupaten Malang bersama LAZISNU PWNU Jawa Timur tiba di lokasi terdampak untuk menjalankan Program Dapur Umum (DU) Ramadhan.
Program ini menyiapkan sekitar 400 porsi makanan setiap hari untuk sahur dan berbuka puasa. Distribusi dilakukan di Desa Banai dan sejumlah titik terdampak lainnya, dengan target berjalan penuh selama bulan Ramadhan.
Sekretaris LAZISNU PCNU Kabupaten Malang, Saiful, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan amanah dari para donatur yang dihimpun untuk membantu penyintas banjir.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan saudara-saudara kita tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan layak. Bantuan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang menjaga semangat dan harapan,” ujarnya.
Bagi warga seperti Sunarti, dapur umum menjadi penopang kebutuhan dasar sekaligus penguat moral.
“Alhamdulillah sangat membantu. Setidaknya kami tidak lagi bingung memikirkan sahur dan berbuka,” katanya.
Hingga kini, sebagian warga masih menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian tetap. Dukungan berbagai pihak dinilai masih dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini, donasi dapat disalurkan melalui kanal resmi LAZISNU PCNU Kabupaten Malang dan LAZISNU PWNU Jawa Timur. Informasi lebih lanjut tersedia melalui layanan resmi NU Care Lazisnu Jawa Timur atau bisa melaut masing-masing lembaga Lazisnu di MWCNU (*)
Kontributor: Geofani




