Kepanjen, NUMalang.id — Penganugerahan Lazisnu Award ke-3 yang digelar NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Malang di Gedung Serbaguna NU Kepanjen, Minggu (18/1/2026), tidak hanya menjadi ajang apresiasi kinerja pengelola zakat, infak, dan sedekah. Di sela rangkaian kegiatan tersebut, NU Care-LAZISNU Kabupaten Malang juga memanfaatkan momentum untuk menggalang donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.
Kegiatan yang dihadiri ratusan pengelola LAZISNU dari tingkat PCNU hingga MWCNU itu sekaligus menjadi ruang konsolidasi filantropi Nahdlatul Ulama. Semangat kepedulian sosial ditunjukkan melalui komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam merespons situasi darurat akibat bencana alam.
Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Malang, Imam Masruri, menegaskan bahwa Lazisnu Award tidak dimaksudkan sebagai seremoni semata. Penghargaan tersebut, menurut dia, harus menjadi penguat gerakan sosial dan pengingat bagi seluruh pengurus agar terus hadir di tengah umat. “Apresiasi ini penting, tetapi yang jauh lebih utama adalah aksi nyata, salah satunya melalui bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili, yang menyapa peserta melalui tayangan video karena sedang menunaikan ibadah umrah. Ia mengapresiasi konsistensi LAZISNU dalam menjalankan misi kemanusiaan dan berharap semangat berbagi terus tumbuh di semua tingkatan kepengurusan.
Dalam kesempatan tersebut, NU Care-LAZISNU Kabupaten Malang melaporkan total donasi yang berhasil dihimpun dan disalurkan ke wilayah Sumatra dan Aceh mencapai Rp622.673.500. Donasi tersebut secara simbolis diserahkan langsung kepada Sekretaris LAZISNU PWNU Jawa Timur, Gus Rofi’i Bonawi, sebagai bentuk komitmen kelembagaan dalam memastikan bantuan tersalurkan secara amanah dan tepat sasaran.
Penyerahan simbolis ini dilakukan oleh jajaran pimpinan PCNU bersama pengurus LAZISNU Kabupaten Malang, disaksikan perwakilan PWNU Jawa Timur dan para peserta Lazisnu Award. Imam Masruri menegaskan kembali bahwa penghargaan hanyalah sarana, sementara tujuan utama LAZISNU adalah memperkuat kepercayaan publik melalui kerja-kerja sosial yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*)
Kontributor: Ikbar Zakariya




