Kepanjen, NUMalang.id — NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Malang menggelar Penganugerahan Lazisnu Award ke-3 Tahun 2025 di Gedung Serbaguna NU Kepanjen, Minggu (18/1/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan pengelola LAZISNU dari tingkat PCNU hingga MWCNU ini menjadi momentum apresiasi sekaligus penguatan semangat khidmah filantropi Nahdlatul Ulama di Kabupaten Malang.
Lazisnu Award digelar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja nyata, dan inovasi pengelola LAZISNU dalam mengembangkan program zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung bagi umat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dan evaluasi bersama untuk memperkuat tata kelola kelembagaan LAZISNU agar semakin profesional dan berkelanjutan.
Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Malang, Imam Masruri, menyampaikan bahwa capaian prestasi LAZISNU Kabupaten Malang hingga tingkat nasional sepanjang tahun 2025 merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen. Ia menegaskan bahwa penganugerahan tidak boleh dimaknai sebagai tujuan akhir.
“Penghargaan ini harus menjadi sarana evaluasi dan muhasabah agar LAZISNU terus berbenah dan meningkatkan kontribusi sosial bagi umat,” ujarnya.
Menurut Imam Masruri, pendampingan kelembagaan terus dilakukan melalui rapat kerja dan pelibatan seluruh unsur, baik di tingkat PCNU maupun MWCNU. Hal itu dilakukan untuk menjawab tantangan pengelolaan filantropi agar semakin adaptif dan berdampak luas.
Sementara itu, Sekretaris LAZISNU PWNU Jawa Timur, Moch. Rofii Boenawi, mengingatkan agar apresiasi yang diterima tidak justru membuat pengelola terlena. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Apresiasi jangan sampai menjadi istidraj. Justru harus menjadi spirit baru untuk terus bergerak, memberi manfaat, dan memperkuat mahabbah kepada NU melalui tindakan nyata,” tegasnya.
Penguatan nilai khidmah juga disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH. Zainul Arifin, S.Pd.I. Ia menekankan bahwa pengurus LAZISNU harus mampu menjadi uswatun hasanah atau teladan di tengah masyarakat.
“Khidmah kepada umat harus tercermin dalam program sekaligus dalam sikap dan keteladanan pengurus,” pesannya.
Pada sesi akhir acara, panitia menyerahkan penghargaan kepada LAZISNU MWCNU berprestasi dalam sejumlah kategori sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan filantropi NU di tingkat kecamatan. Penganugerahan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkhidmah, memperkuat sinergi kelembagaan, serta mendorong LAZISNU Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya bagi umat. (*)




