Wajak, NUMalang — Konferensi bukan sekadar forum organisasi, melainkan ruang pengabdian untuk memastikan NU tetap hadir dan memberi manfaat bagi umat,” ujar Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Nasrul. Menurutnya, penguatan jam’iyah harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
Ketua Panitia Konferensi XIV MWCNU Wajak, Mohamad Hayat, menyatakan bahwa konferensi menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi. Ia menekankan pentingnya melahirkan kepemimpinan yang amanah, responsif, dan mampu menerjemahkan nilai-nilai ke-NU-an dalam kerja pelayanan umat di tingkat lokal.
Rangkaian konferensi berlangsung khidmat dan tertib. Kegiatan diawali kirab pengurus PCNU dan MWCNU yang diiringi Marching Band Banser, SPIWAMA, serta Gita Bahana Literasi Marching Band. Prosesi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan warga Nahdliyin.
Pembukaan acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Mars Yalal Wathon. Rangkaian ini menegaskan keterikatan nilai keislaman Aswaja dan komitmen kebangsaan yang menjadi fondasi gerakan Nahdlatul Ulama.
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wajak menggelar Konferensi ke-XIV di MI Literasi Miftahul Huda, Kabupaten Malang, Kamis (25/12/2025). Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus NU, badan otonom, dan warga Nahdliyin sebagai forum konsolidasi organisasi serta evaluasi kepengurusan dalam rangka penguatan khidmah NU di tingkat kecamatan. (*)




