Ngantang, NUMALANG.ID — Ketua Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kabupaten Malang, KH Maman Satumam S. Abdulkarim, M.Si., mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah dan memperbanyak istigfar serta sholawat di tengah kondisi bangsa yang tengah diuji berbagai bencana alam.
Pesan tersebut disampaikan dalam tausiah pada kegiatan Majelis Ta’lim Lembaga Dakwah MWCNU Kecamatan Ngantang di Masjid Ar Refai, Kaumrejo, Ahad (14/12/2025).
KH Maman menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, seperti banjir di Sumatera dan Aceh, sebagai peringatan bagi umat manusia.
“Akhir-akhir ini kita bersedih dengan kondisi bangsa. Banyak bencana terjadi. Maka warga NU perlu melakukan muhasabah, introspeksi diri. Sudahkah kita mengelola lingkungan dengan baik?” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa selain muhasabah, umat Islam perlu melakukan muqorrobah, yakni kesiapsiagaan dan antisipasi terhadap bencana, karena banyak bencana terjadi akibat ulah manusia.
“Allah menurunkan keamanan melalui istigfar dan sholawat. Maka perkuat keduanya” jelasnya.
KH Maman juga mengutip pesan orang tua Jawa yang sarat makna spiritual.
“Orang tua dulu berpesan, ‘Seng ati-ati, akeh sholawat lan istigfar.’ Jangan lupa perbanyak sedekah,” pungkasnya.
Tausiah tersebut mendapat respons positif dari jamaah dan menjadi penutup yang reflektif dalam rangkaian Majelis Ta’lim.
Penulis: Moh. Ahsan Shohifur Rizal




