NUMALANG.ID, Bululawang—Semangat baru menyapa Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bululawang. Pada 26 Januari 2025, konferensi ke-12 digelar dengan tema penuh makna: “Berlayar Bersama, Merawat Peradaban Nusantara”. Acara ini menjadi saksi bisu perjalanan penuh dedikasi para pelajar NU di Bululawang.
Pagi itu, aula dipenuhi oleh beragam tamu undangan, mulai dari Camat, Komandan Ramil, Kapolsek, hingga tokoh-tokoh penting dari MWCNU dan badan otonomnya (BANOM). Majelis Alumni PAC, para pemenang PAC IPNU & IPPNU Awards, serta delegasi dari Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) turut hadir, memperkuat suasana kekeluargaan yang kental.
Rekan Miftahur Rozikin, Ketua Demisioner PAC IPNU Bululawang, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan memimpin selama satu periode. “Saya yakin regenerasi kepemimpinan ini akan membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Keyakinan saya ini bukan hanya harapan, tetapi didasari oleh semangat juang mereka dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama,” tuturnya penuh optimisme.
Senada dengan itu, Rekanita Amelia Inge Cahya Utami, Ketua Demisioner PAC IPPNU Bululawang, juga mengekspresikan kebanggaannya. “Berbagai inovasi dan perjuangan telah kami lakukan, termasuk dalam proses pengkaderan. Ini semua tidak terlepas dari dukungan para pengurus, stakeholder, dan keluarga besar NU di Bululawang,” ujarnya.
Dalam rentang waktu satu periode, PAC IPNU dan IPPNU Bululawang mencatat banyak prestasi dan inovasi. Berikut adalah capaian-capaian mereka:
- Membangun komunikasi yang baik dengan BANOM, lembaga, dan stakeholder melalui berbagai kolaborasi.
- Mendirikan PR IPNU & IPPNU di beberapa wilayah dan mengaktifkan kembali ranting-ranting yang sebelumnya vakum.
- Menambah Pimpinan Komisariat baru di sekolah-sekolah, seperti SMA Mamba’unnur dan SMP NU Bululawang.
- Melakukan pelatihan kader, termasuk LAKMUD dan MAKESTA, untuk meningkatkan kualitas anggota.
- Mengadakan kegiatan rutin seperti Majelis Akbar Ranting, pelatihan berjenjang, hingga program keagamaan seperti ngaji kitab dan majelis doa.
- Berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti penggalangan dana untuk korban bencana alam.
- Membekali anggota dengan berbagai keterampilan melalui pelatihan kewirausahaan, media, hingga public speaking.
- Meluncurkan MASKOT MAS BILAL dan MBA LULA sebagai ikon inspiratif, didukung MECCA BOT yang merepresentasikan kearifan lokal Bululawang.
- Membentuk tim futsal “NINE STAR FC” dan memperkenalkan kesenian lokal melalui Majelis Hadrah Rodjuu Syafa’ah dan TAMBAL BAND.
- Menyukseskan program unik seperti “CIPUNG PEJUANG” yang mendukung UMKM pelajar NU.
- Mengadakan ziarah ke berbagai makam ulama dan tokoh nasional untuk memperkuat spiritualitas anggota.
Tidak hanya itu, PAC IPNU & IPPNU Bululawang juga berhasil meraih penghargaan bergengsi, seperti Juara 2 PAC IPPNU Terbaik se-Kabupaten Malang, serta melahirkan modul pembelajaran berjenjang untuk mendukung pendidikan kader.
Di tengah kemajuan ini, PAC Bululawang tetap setia pada akar perjuangannya: membangun karakter pelajar NU yang cerdas, bijaksana, dan penuh dedikasi. “Semoga kepengurusan mendatang bisa lebih inovatif dan berkontribusi lebih besar,” tutup Rekanita Amelia dengan penuh harap.
Konferensi ini menjadi momentum refleksi dan titik tolak baru bagi pelajar NU di Bululawang. Semangat mereka adalah lentera bagi masa depan Nahdlatul Ulama dan peradaban nusantara.